Dijual Rumah Depok di Perumahan Islami Depok

Mencari rumah di Depok dengan akses mudah, terutama dekat stasiun kereta dan jalan raya merupakan satu hal yang gampang-gampang susah. Hal ini karena banyaknya masyarakat urban yang mencari rumah di Depok. Selain itu Perumahan Islami Depok juga banyak dicari oleh masyarakat yang beragama Islam.

Lingkungan nyaman dengan fasilitas dan keamanan yang lengkap menjadi rujukan orang mencari rumah. Di sinilah Perumahan Islami Depok, Villa Fontana menjawab kebutuhan anda yang mencari rumah di lingkungan perumahan Islami di Depok.

Berikut rumah muslim Depok yang ingin saya jual. Rumah ini adalah milik pribadi di perumahan depok dekat stasiun, Villa Fontana.

Foto:

rumah depok dekat stasiun
Rumah tampak kanan, dengan taman persis di samping.
rumah murah depok
Nampak depan.
perumahan islami depok
Nampak depan.
perumahan muslim depok
Jalan di dalam Villa Fontana.

Berikut keuntungan punya rumah di Villa Fontana:

  1. Lokasi amat stategis
  2. Keamanan terjamin (One Gate System 24 jam, CCTV)
  3. Milik sendiri (SHM)
  4. Insya Allah anti banjir
  5. Lokasi berada di hook
  6. Sebelahan langsung dengan taman lingkungan
  7. Suasana Islami karena salah satu perumahan Islami Depok
  8. Lingkungan adem ayem gemah ripah loh jinawi
  9. Termasuk investasi menguntungkan di Depok
  10. Rumah Depok dekat stasiun kereta

Spesifikasi Perumahan Islami Depok, Griya Fontana, milik pribadi yang ingin dijual sebagai berikut:

  1. Luas Tanah 66
  2. Luas Bangunan 47
  3. Menghadap kiblat
  4. Kamar tidur 2
  5. Kamar tamu 1
  6. Kamar mandi 1
  7. Dapur / pantry 1
  8. Listrik 1300 watt
  9. Sisa tanah belakang 1 meter
  10. Air sumur & PAM (lengkap torrent air)
  11. Transportasi Online 24 jam

Gambaran kemudahan akses bila memiliki rumah di Perumahan Islami Depok, Villa Fontana (Estimasi waktu & jarak dalam keadaan normal  Based on Google Maps:

  1. Tempat Ibadah:

Masjid 1 : 100 m

Masjid 2 : 100 m

  1. Stasiun, Terminal, Jalan Raya

Stasiun Depok Lama 12 Menit (4 km)

Stasiun Depok Baru 14 menit (4,9 km)

Stasiun Pondok Cina 13 menit (5,0 km)

Stasiun Universitas Indonesia 16 menit (7,3 km)

Jalan Margonda Raya 7 menit (2,5 km)

Tol Cijago 16 menit (6,7 km)

Akses Jalan Raya Jakarta – Bogor 12 menit (4,2 km)

  1. Pusat Perbelanjaan

Tip Top Giant Swalayan 4 menit (1,1 km)

ITC Depok 12 menit (2,5 km)

Transmart 19 menit (5,5 km)

Margo City 12 menit (4,5 km)

Depok Town Square 12 menit (4,5 km)

Pasar Tradisional Depok 19 menit (5,5 km)

Pusat Onderdil Kendaraan Ramanda 9 menit (3,1 km)

  1. Pusat Pemerintahan

Balaikota Depok 7 menit (2,5 km)

  1. Pusat Pendidikan

SD

SDN Mekar Jaya 1 Depok 5 menit (700 meter)

SDIT Al-Haraki Depok 9 menit (2,9 km)

SDIT Rahmany 15 menit (4,2 km)

SDIT Darul Abidin 19 menit (6,9 km)

SDIT Nurul Fikri 21 menit (8,8 km)

SMP

SMP 1 Depok 8 menit (2,5 km)

SMP 2 Depok 18 menit (6,4 km)

SMP 3 Depok 10 menit (2,7 km)

SMPIT Al-Haraki 9 menit (2,9 km)

SMPIT Al-Qalam 9 menit (2,9 km)

SMPIT Nurul Fikri 21 menit (8,8 km)

SMA

SMA 1 Depok 17 menit (6 km)

SMA 2 Depok 9 menit (2,1 km)

SMA 3 Depok 7 menit (1, 8 km)

SMAIT Tuna Bangsa 15 menit (5,9 km)

SMAIT Nurul Fikri 18 menit (6, 9 km)

  1. Kampus

Universitas Indonesia 16 menit (7,3 km)

Universitas Gunadarma Kelapa Dua 18 menit (7,6 km)

Universitas Gunadarma Depok 13 menit (4,9 km)

BSI Margonda Depok 21 menit (8,9 km)

  1. Rumah Sakit

RS Hermina Depok 5 menit (1,3 km)

RS Mitra Keluarga Depok 13 menit (2,9 km)

  1. Hotel

Hotel Bumi Wiyata (meeting point bis Hiba Airport Soekarno – Hatta) 12 menit (4,4 km)

Hotel Margocity 12 menit (4,5 km)

  • Bagi yang ingin membeli saya menawarkan harga Rp 650 juta.
  • Bila berminat bisa hubungi ke nomor saya: 081513894703 (Bobby).
  • Harga deal, bisa langsung di tempati.
Advertisements

Menepi Sejenak

images.jpg

Menepi di tengah hiruk-pikuk. Bukan tidak berani menantang keramaian. Senja itu, yang membuatku menepi. Diam sejenak. Beberapa detik, menit, atau mungkin jam.

Kegilaan yang ramai ini mesti diredakan. Agar tidak ikut-ikutan gila. Gila kuasa, harta, cinta, kerja, atau apalah. Makanya kita butuh menepi.

Diam … diam … jangan banyak bicara. Aku sedang menepi. Di tepi, bebersih hati, pikiran, agar terhindar dari penyakit gila. Akibat iri, dengki, mungkin juga dendam.

Sudah, diam! Aku tak mau ikutan gila. Biarlah aku (Hati dan seluruh anggota badan) menepi sejenak agar tidak ikut gila seperti kalian.

Diskusi Episode Dua, GMD Undang Idris Abdul Shomad

Pada episode dua diskusi ‘Menuju Depok 1, Sampaikan Gagasanmu’ yang digagas Gerakan Muda Depok (GMD), Senin (23/11), Calon Walikota Depok, Idris Abdul Shomad, berjanji bila terpilih kelak pemerintah ke depan akan bersinergi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk kalangan muda dan komunitas.

Hal lain yang ia sampaikan terkait peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang akan dimaksimalkannya hingga 30 persen.

Masalah perkotaan yang juga mendapat perhatian dari calon nomor urut dua ini adalah meminimalisir angka pengguna narkoba yang makin marak di Kota Depok. Untuk itu pembangunan pusat rehabilitasi akan menjadi salah satu fokusnya.

Idris juga menaruh perhatian terhadap masalah lingkungan di Kota Depok. Konservasi alam juga akan menjadi prioritasnya bila terpilih kelak.

Hal menarik dari diskusi ini, meski mengaku tidak lagi muda, namun Idris sukses membuat cair suasana diskusi yang mayoritas diikuti oleh kalangan anak muda. Bahkan canda dan tawa mewarnai dialog tersebut.

Sebelumnya GMD juga telah menyelenggarakan diskusi episode satu ‘Menuju Depok 1, Sampaikan Gagasanmu’ dengan Cawalkot Dimas Okky Nugroho pada Rabu (11/11).

Berikut video episode dua ‘Menuju Depok 1, Sampaikan Gagasanmu’.

Sumber: www.rakyatmerdeka.tv

Kesendirian Yang Aku Anggap Romantis

sendiri

Ini adalah sebuah kisah tentang kesendirian. Kesendirian yang romatis. Meski aku tau tak semua orang bisa seperti ini. Benar, merasakan cinta tanpa cinta. Namun, tetap merasa hidup yang dijalani penuh cinta dengan segala romantismenya.

Romantis bagiku bukan sekedar berdua dengan pasangan di restoran mewah, bukan sekedar memberi sebuket bunga mawar merah, buka pula memakaikan cinci emas bertahta berlian di jari seorang yang disayang.

Romantis bagiku adalah mampu menikmati hidup dengan menghargai segala yang telah Tuhan berikan. Namun, jangan kau tiru hidupku ini. Karena ini ketidaksengajaan yang aku jalani. Kegagalan dan keinginan untuk bangkitlah yang membuatku seperti ini. Namun aku harus menjalani fase di tengah-tengah itu. Iya, kesendirian yang aku anggap romantis.

Ini bukan kisahku, tapi ini kisah kala aku merenung, mengkhayal, sebuah kisah tentang yang merasa sendiri namun tetap merasa dicinta seperti kebanyakan para pecinta yang dimabuk asmara.

Paris Berduka #PrayForParis

Duka sedang menyelimuti Kota Paris, Prancis. BBC melansir, Sabtu (14/11/2015), terjadi serangan dan ledakan yang menewaskan lebih dari 100 orang.

#PrayForParis langsung jadi trending topic dunia. Siapa sangka, gemerlap kota mode berubah mencekam dalam semalam. Terlebih, di saat bersamaan tengah berlangsung pertandingan persahabatan sepakbola antara Prancis vs Jerman yang disaksikan langsung oleh Presiden Prancis Francois Hollande.

Cawalkot Depok Dikepoin GMD

Demi menjawab keingintahuan anak muda Depok akan calon pemimpin daerahnya lima tahun ke depan, sekumpulan pemuda yang tergabung dalam Gerakan Muda Depok (GMD) menggagas diskusi bertajuk “Menuju #Depok1, Sampaikan Gagasamu!”. Diskusi dibagi menjadi dua episode. Dalam episode pertama yang berlangsung di Kedai Ekspresi, Arief Rahman Hakim, pada Rabu (11/11), diisi oleh Calon Walikota nomor urut satu, Dimas Oky Nugroho. Untuk episode ke dua masih menunggu konfirmasi Cawalkot nomor urut dua, Idris Abdul Shomad.

Berikut video episode satu.

Sumber: http://www.rakyatmerdeka.tv